Dengan M1 ,  membawa mac pada konsep baru

Selama 14 tahun jajaran mac, mengadopsi processor buatan Intel, tiba saatnya jajaran mac menggunakan processor baru yang akan kita buktikan kehandalanya di tahun ini dan tahun mendatang.

Sama saja dengan komputer maupun laptop berbasis windows, dikarenakan konsepnya menggunakan processor buatan pihak lain tentu berpengaruh pada  hadware lain yang digunakan. Tahun semakin bertambah semakin bertambah juga fitur yang diadopsi sebuah sistem operasi maupun software pihak ke 3, semakin komplek dan bertambah besar kemampuan hardware yang harus digunakan, katakanlah besaran RAM sebuah laptop, semakin bertambah tahun semakin besar kapasitas RAM yang harus di gunakan, semakin komplek hardware yang digunakan, dan berbarengan dengan kecepatan juga terus ditingkatkan.

 

Konsep  rupanya tetap ingin memiliki perangkat yang ringan, yang kecil, yang yang tipis, yang mewah, tetapi memiliki kekuatan semakin baik memiliki kecepatan semakin kencang tanpa harus menggunakan banyak hardware dan mengharuskan memiliki ruang cukup utk hardware pada perangkat buatannya.

 

Bukan itu saja kita tahu bahwa processor buatan Intel juga banyak digunakan pada laptop maupun komputer lain berbasis windows, tentu ini juga menjadi alasan  ingin menggunakan ciptaan sendiri, ya itu sah sah saja sbg perusahaan teknologi yang menciptakan perangkat, hadware, sistem operasi tentu lebih mudah mensyncrone kan antar hardware dan software karena buatan sendiri.

 

Konsep ini sudah dianut pada perangkat lain buatannya, katakanlah iPhone, iPad dan yang lainnya. 

 

Kualitas dan kecepatan adalah number one tetapi bentuk dan simple tapi wah tidak boleh dikorbankan, membuat  berpikir perlunya secara perlahan dan bertahap menciptakan sendiri hardware utama perangkatnya, lahir lah M1  silicon sebagai otak pada perangkat mac sebagai pengganti processor buatan Intel yang kita kenal saat ini sbg keluarga [email protected]

 

 M1 adalah processor berasitektur 5nm dengan 16jt transistor, memiliki 8 core dengan CPU clock rate di 3,2Ghz, dengan GPU  design 8 core.

 

Apa yang dikatakan  pada perangkat pertama yang menggunakan M1 ?

 

MacBook Air 13” 2020

 

Dengan chip M1, MacBook Air mempercepat segalanya mulai dari mengedit foto keluarga hingga mengekspor video untuk web.  CPU 8-inti yang bertenaga bekerja hingga 3,5x lebih cepat dari generasi sebelumnya.  Dengan GPU hingga 8 inti, grafis menjadi 5x lebih cepat, lompatan terbesar yang pernah ada untuk MacBook Air, sehingga game yang begitu mendalam dan intensif grafis berjalan pada frekuensi gambar yang jauh lebih tinggi.  Beban kerja ML hingga 9x lebih cepat, sehingga aplikasi yang menggunakan fitur berbasis ML seperti pengenalan wajah atau deteksi objek dapat melakukannya dalam waktu singkat.  Pengontrol penyimpanan chip M1 dan teknologi flash terbaru menghadirkan kinerja SSD hingga 2x lebih cepat, jadi pratinjau gambar besar atau impor file besar lebih cepat dari sebelumnya.  Dan di MacBook Air, M1 lebih cepat daripada chip di 98 persen laptop PC yang terjual pada tahun lalu

Dengan efisiensi daya M1 yang terdepan di industri, MacBook Air juga menghadirkan kinerja ini dalam desain tanpa kipas, yang berarti apa pun yang dilakukan pengguna, MacBook Air tetap senyap sepenuhnya.  Dan MacBook Air baru menghadirkan masa pakai baterai yang luar biasa, dengan penjelajahan web nirkabel hingga 15 jam dan pemutaran video hingga 18 jam - masa pakai baterai terlama di MacBook Air.

 

Ekspor proyek untuk web dengan iMovie hingga 3x lebih cepat.

Integrasikan efek 3D ke dalam video di Final Cut Pro hingga 5x lebih cepat.

Untuk pertama kalinya, putar dan edit beberapa aliran video 4K ProRes kualitas penuh di Final Cut Pro tanpa menghilangkan bingkai.

Ekspor foto dari Lightroom hingga dua kali lebih cepat.

Gunakan fitur berbasis ML seperti Smart Conform di Final Cut Pro untuk membingkai klip dengan cerdas hingga 4,3x lebih cepat.

Tonton lebih banyak film dan acara TV dengan masa pakai baterai hingga 18 jam, terlama di MacBook Air.

Perpanjang FaceTime dan panggilan video lainnya hingga dua kali lebih lama dengan sekali pengisian daya.

 

 

MacBook Pro 13” 2020

 

Dengan chip M1 dan Big Sur, MacBook Pro 13” menjadi lebih bertenaga dan bahkan lebih profesional.  CPU 8-inti, saat dipasangkan dengan sistem pendingin aktif MacBook Pro, menjadi 2,8x lebih cepat dari generasi sebelumnya, memberikan kinerja yang mengubah permainan saat menyusun kode, mentranskode video, mengedit foto resolusi tinggi, dan banyak lagi.  GPU 8-inti hingga 5x lebih cepat, memungkinkan pengguna untuk menikmati kinerja grafis yang super mulus baik mereka merancang game intensif grafis atau produk baru.  Dan dengan M1, MacBook Pro 13”  3x lebih cepat daripada laptop Windows terlaris di kelasnya. ML hingga 11x lebih cepat, dan untuk tugas ML di perangkat yang menggunakan Neural Engine, 13” baru  MacBook Pro kini menjadi notebook pro ringkas tercepat di dunia. Dengan penjelajahan web nirkabel hingga 17 jam dan pemutaran video hingga 20 jam yang mengejutkan, MacBook Pro menghadirkan masa pakai baterai hingga dua kali lipat dari generasi sebelumnya dan yang terlama.  masa pakai baterai yang pernah ada di Mac.

 

Buat kode di Xcode hingga 2,8x lebih cepat.

Render judul 3D yang kompleks di Final Cut Pro hingga 5,9x lebih cepat.

Rancang adegan game yang rumit dengan lancar di Unity Editor hingga 3,5x lebih cepat.

Lakukan tugas ML di Create ML hingga 11x lebih cepat.

Pisahkan ketukan, instrumental, dan trek vokal dari rekaman secara real time di djay Pro AI, berkat kinerja Neural Engine yang luar biasa.

 Putar ulang video 8K ProRes kualitas penuh di DaVinci Resolve tanpa menjatuhkan satu bingkai pun.

Kompilasi kode empat kali lebih banyak dengan sekali pengisian daya, berkat kinerja per watt chip M1 yang mengubah permainan.

 

 

Mac mini 2020

 

Dengan M1, Mac mini memiliki performa yang luar biasa dan fitur baru yang luar biasa dalam desain yang begitu ringkas.  M1 menghadirkan CPU 8-core dengan kinerja hingga 3x lebih cepat dari generasi sebelumnya, secara dramatis mempercepat beban kerja yang menuntut, dari mengumpulkan jutaan baris kode hingga membangun proyek musik multitrack yang sangat besar.  GPU 8-core memberikan peningkatan performa grafis hingga 6x lebih besar, memungkinkan Mac mini untuk menangani tugas-tugas yang intensif performa seperti rendering 3D yang kompleks dengan mudah.  Beban kerja ML juga mengalami kemajuan pesat dengan kinerja 15x lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.  Dan jika dibandingkan dengan desktop Windows terlaris dalam kisaran harganya, Mac mini hanya berukuran sepersepuluh, namun memberikan kinerja hingga 5x lebih cepat.

 

Kompilasi kode di Xcode hingga 3x lebih cepat.

Mainkan game grafis intensif seperti "Shadow of the Tomb Raider" dengan frekuensi gambar hingga 4x lebih tinggi.

Render garis waktu yang kompleks di Final Cut Pro hingga 6x lebih cepat.

Bawa produksi musik ke level baru dengan menggunakan hingga 3x lebih banyak plugin waktu nyata di Logic Pro.

Secara ajaib meningkatkan resolusi foto di Pixelmator Pro hingga 15x lebih cepat.

Memanfaatkan framework ML seperti TensorFlow atau Create ML, sekarang dipercepat oleh chip M1.

 

 

Tetapi banyak juga yang meragukan kemampuan  M1 ini, diberbagai forum maupun website,  salah satunya mengatakan 

“Kehadiran M1 di MacBook Pro, MacBook Air dan Mac Mini Bisa Hadirkan Masalah baru”

 

Yaa boleh saja ragu boleh saja tidak yakin, tetapi itulah teknologi, harus berinovasi terus, harus diciptakan, harus diujicoba, harus diterapkan baru kemudian teknologi itu bisa diketahui kelemahannya selanjutnya disempurnakan.

 

Slamat datang  M1, smoga dimasa mendatang kami bisa mencoba nya

 

by MatriX, iDevice Indonesia


Deni Almahera

94 Blog posts

Comments